11 Oktober 2017

Kisah Sangge-sangge, Kisah Budaya


Oleh: Panda MT Siallagan

Beberapa hari terakhir, sangge-sangge menjadi trending topik di media sosial, terutama di jejaring facebook. Bagai air, kata 'sangge-sangge' tumpah di hampir seluruh linimasa (wall) akun facebook milik orang-orang Batak, baik anak-anak muda maupun orangtua. 
 
Sangge-sangge.

Kita tahu kisah itu: pernikahan Tika Romauli Siregar dan Windra Simangunsong batal karena calon pengantin perempuan terlibat percakapan menyakitkan dengan sang calon ibu mertua. Tika tersinggung ketika calon ibu mertuanya membahas pakaian yang ia kenakan saat acara martumpul (bertunangan).

Calon mertua menilai pakaiannya tidak layak digunakan dalam acara seperti itu. Calon mertua juga menyinggung perhiasan emas yang ia gunakan, terlalu kecil dan tipis seperti daun sangge-sangge (serai). Inilah awal mula kisah sangge-sangge dengan berbagai tanggapan, meme, parodi, bahkan lagu. 

Mengapa sangge-sangge ini begitu cepat menyebar dan viral? Itu terjadi karena secara sosio-kultur, sangge-sangge memang akrab dengan tatanan kehidupan orang Batak. Sangge-sangge merupakan bumbu pelengkap untuk kuliner tradisional Batak. Seluruh makanan khas Batak selalu pakai sangge-sangge. Sejalan dengan itu, maka sangge-sangge lekat dengan adat, dengan budaya. 

Sanggge-sangge adalah tentang rasa, tentang aroma. Penikmat kuliner asli tradisi akan segera tahu jika bumbu makanan khas Batak, misalnya ikan arsik, tidak dilengkapi dengan tanaman suku rumputan berdaun tipis ini. 

Penggunaannya saat meracik bumbu juga harus cermat. Tidak boleh berlebihan, sebab jika digunakan terlalu banyak, makanan akan terasa pahit. 

"Untuk masakan arsik, naniura, gulai ikan, sangge-sangge cukup penting, meski porsinya tidak cukup banyak. Sebab bila berlebihan, rasa makanan jadi pahit. Tapi kalau tidak pakai Sangge-sangge, aroma masakan sepertinya kurang pas," ujar S br Rajagukguk (56), seorang ibu rumahtangga Balige, Selasa (10/10/17). 

S Br Rajagukguk tidak tahu menahu soal budaya, tapi menurutnya, sangge-sangge adalah salah satu simbol masakan orang Batak. Harganya murah, gampang didapat, dan mudah tumbuh di mana saja. Di Pasar Balige, misalnya, 4 batang sangge-sangge hanya dihargai Rp2.000.

Sesungguhnya, bukan hanya untuk orang Batak, tapi bagi suku lain, sangge-sangge juga memiliki peranan penting dalam bidang kuliner. Bahkan di Asia, seperti Kamboja, Thailand, Malaysia, dan Vietnam, sangge-sangge merupakan rempah-rempah berharga. Sangge-sangge memang memiliki aroma dan rasa yang unik. Sangge-sangge adalah primadona bagi kaum ibu. 

Maka mudah dipahami, sebagai wujud keakraban dengan sangge-sangge, kaum ibu akan mudah menggunakannya sebagai perlambang untuk merepresentasi situasi dan konteks sosial tertentu. Kalung setipis daun sangge-sangge adalah ungkapan mendasar yang lahir dari imajinasi kaum ibu. Selain tipis, daun sangge-sangge memang kasar, bergerigi dan berpotensi menyebabkan luka jika tergores pada tangan.

Umumnya daun sangge-sangge  disingkirkan, yang dipakai untuk pelengkap bumbu adalah bagian batang, yang memiliki cita rasa tinggi. Istilah kalung setipis daun sangge-sangge bisa merujuk pada makna bahwa kalung yang kecil tidak ada artinya, tidak memiliki cita rasa, tidak memunculkan 'kehormatan' sosial. Kalung yang bermartabat adalah kalung setebal batang sangge-sangge. 

Sesungguhnya, perlambangan ini lahir dari penghayatan yang mendalam dan mendarah daging, sebagaimana halnya selera lidah menyatu dengan aroma dan citarasa makanan yang diciptakannya. Sebab kuliner memang penjaga ingatan, sekaligus jalan menuju identitas. Para perantau akan selalu terkenang pada kuliner awal yang membesarkannya. Itulah sebabnya para perantau selalu mencari kuliner-kuliner khas yang ia kenal sejak kanak-kanak.

Dan sangge-sangge, dalam konteks yang sangat romantis sebagai bagian dari budaya itu, muncul secara mengejutkan, membatalkan sebuah acara pernikahan yang secara adat dan budaya juga sakral. Sangge-sangge adalah pelengkap makanan dalam tradisi adat-istiadat, tapi ia dipakai sebagai perlambangan yang menyakitkan dalam acara adat itu sendiri. 

Itulah yang menyebabkannya viral, sebab ia menyentuh sisi terdalam perasaan dan cita rasa orang Batak yang memang akrab dengan sangge-sangge. Nilai human interest sangge-sangge ini menembus relung terdalam pikiran dan hati. Kalung setipis sangge-sangge, atau cinta (holong) setipis sangge-sangge, alangkah pedih. Warganet sesungguhnya sedang terluka.

Lalu, sangge-sangge terus bergerak memunculkan ragam ekspresi untuk melampiaskan rasa simpati dan luka itu. Sejumlah anak muda kreatif dengan berbagai minat, mencoba mengeksplore sangge-sangge. Ada yang membuat meme bagi yang paham infografis, ada yang membuat parodi, dan ada yang menciptakan lagu. 

Sebuah lagu berjudul Satipis Bulung Sangge-sangge (Kalung Mas i), yang diciptakan Herman Sihotang dan Herianto Sihotang, tiba-tiba viral di media sosial youtube. Atas lagu ini, Tika Romauli Siregar berkomentar: Terimakasih buat semua yang simpatik terhadap kisah saya ini. Semoga tidak ada lagi ketulusan dibalas dengan penghinaan. 

Salah seorang gadis cantik bernama Shety Simamora, melalui akun instagram @shety__simamora, juga mengunggah sebuah lagu berbahasa Batak ciptaannya berjudul Unang Patudos tu Bulung ni Sangge-sangge (jangan samakan seperti daun serai). "Ga tau kenapa sejak saya baca artikel sangge-sangge, saya kepengen buat lagu terkait dengan artikel itu," katanya. 

Saya hanya ingin berkata, betapa dasyatnya sangge-sangge ini. Betapa dasyatnya sebuah kreativitas. Dan, kreativitas selalu lahir dari intensitas yang kuat dan emosi yang mendalam. Dan tentang ini, kita memiliki hal-hal sederhana tapi sangat berharga. Tapi, kita mulai abai pada budaya. ***

Baca Juga: Anak-anak Muda Batak Ciptakan Lagu untuk Tragedi Sangge-sangge
 
Bagikan:

10 Oktober 2017

Anak-anak Muda Batak Ciptakan Lagu untuk Tragedi Sangge-sangge


SolupL - Gagalnya pernikahan Tika Romauli Siregar akibat pertengkaran dengan calon mertua masih terus jadi pembahasan oleh warganet. Istilah untuk tragedi itupun viral: kisah sangge-sangge. Dan luar biasa, kata sangge-sangge (serai) menjadi viral di media sosial.

Capture lagu sangge-sangge.

Sebagaimana kita tahu, Tika Romauli Siregar batal menikah dengan calon suaminya padahal keduanya telah bertunangan atau dalam istilah adat Batak disebut martumpol.

Akibat viralnya kata sangge-sangge ini, sejumlah anak muda kreatif menciptakan lagu sebagai bentuk simpati atas kejadian itu.

Sebuah lagu berjudul Satipis Bulung Sangge-sangge (Kalung Mas i), diciptakan Herman Sihotang dan Herianto Sihotang, dan musik juga diaransemen keduanya. Lagu tersebut kini sedang viral di media sosial youtube. Tak hanya itu, video lagu tersebut telah diunggah ulang (re-upload) oleh banyak pengguna youtube.

Berdasarkan pantauan, Tika Romauli Siregar juga telah membagikan link video itu di linimasa akun Facebooknya. "Terimakasih buat semua yg simpatik terhadap kisah saya ni...semoga tidak ada lagi ketulusan dibalas dengan penghinaan..." tulis Tika sebagai catatan untuk link lagu tersebut.

Video tersebut dibagikan hampir 400 kali dan di-like lebih dari 4000 warganet.

Salah satu akun instagram @shety__simamora, juga mengunggah sebuah lagu berbahasa Batak berjudul UNANG PATUDOS TU BULUNG NI SANGGE-SANGGE (Jangan samakan seperti daun serai).

"Gatau kenapa sejak saya baca artikel sangge-sangge, saya kepengen buat lagu terkait dengan artikel itu," tulis @shety__simamora di akun instagramnya. Shety dengan lihai bernyanyi yang diiringi petikan gitarnya. (berbagai sumber/int)

Bagikan:

09 Oktober 2017

Lirik Lagu 'Denggan Mardongan' dan Artinya....

Denggan Mardongan

Cipt. Bram Simarmata
Voc. Frans Sirait

Unang gabe marsak rohami ale dongan
So adong labana sai holsoan rohami
Ai dang sadia dope i sitaononmi
Sanasa tolapni gogom do i

(Janganlah kau susah hati, wahai kawan
Tiada guna hatimu yang suntuk
Penderitaanmu tak seberapa
Semua kan terlewati semampumu)

Molo naeng tiur do lakka mi ale dongan
Ula ma na denggan sai padoa ma parmaraan
Unang gabe tarjollung hita on
Unang gabe tarrobung lakkami

(Jika langkahmu ingin terang, wahai kawan
Lakukanlah hal-hal baik
Jauhkan hal-hal buruk
Agar kita tidak sesat
agar langkah tidak masuk lubang)

Pantun do hangoluan
jala tois do hamagoan
Molo denggan do hita mardongan
Di si do dapot hasonangan

(Sopan santun adalah kehidupan
Keangkuhan adalah kehancuran
Jika kita bersahabat dengan indah
Di situ kita temukan kebahagiaan

Na lao salpu do sudena di portibion
Molo godang hita mangalehon
Sai godang do hita dapotan
Molo godang hita mangalehon
Sai godang do hita dapotan

(Segala sesuatu dalam hidup akan berakhir
Jika kita banyak memberi
Kita akan banyak dapat rezeki
Jika kita banyak memberi
Kita akan banyak dapat rezeki



Bagikan:

04 Oktober 2017

Lirik Lagu Hutatap Lobu Tua dan Artinya


Hutatap Lobu Tua


Cipt. Tilhang Gultom


Hutatap ma inang da Lobu Tua na dao
Hutalihon ma inang da Lobu Tolong
Na dao i mancai dao

(Wahai ibu, kutatap Lobu Tua yang jauh
Kutatap wahai ibu Lobu Tolong
Yang jauh terasa semakin jauh)


Hubereng ma inang da sidongan magodang i
Tarilu-ilu ma inang da simalolong
Sapatanghi amang tu ho

(Kusaksikan, wahai ibu, teman-teman sebaya
Air mata menetes di pipi
Karmaku padamu, ayah)


Naeng marhamulian au dipaksa ho
Da tu sianak ni namboru bere mi ale amang
Ia husungkun ma rohakku
Tung mansai sogo
Alani parulaonki na so ture
Sapatakki amang tu ho

(Engkau memaksaku menikah
Dengan anak bibi menantumu, wahai ayah
Kutanya hatiku
Sungguh tak suka
Karena perilaku yang tak baik
Karmaku padamu, wahai ayah)


Huboto do sude tahimi ale amang
Naeng patogu parpamilion i
Umbahen au dipaksa ho
Ala so silomo ni rohakki ale amang
Nungnga hutuntun be hutadingkon i
Na so jadi muli tu si

(Aku tahu niat baikmu, ayah
Untuk meneguhkan persaudaraan
Itu sebab kau paksa aku
Tapi karena bukan karena inginku, wahai ayah
Kuiikutkan hatiku
Tak akan pernah menikah dengannya)


Sombu ma rohami amang parsinuan
Ai manimbung nama au tu lombang an
Ale amang, dalanhu malilung tu si tumalani
Asa tinggal ma hamu ale amang
Sapatakki amang tu ho

(Puaslah kiranya hatimu, wahai ayah
Aku akan terjun ke jurang
Ayah, itulah jalanku menuju kematian
Biarlah tinggal ibu-bapa
Karmaku padamu, wahai ayah)

*****

Bagikan:

03 Oktober 2017

Cara Alami Menghilangkan Bekas Jerawat dari Wajah


SolupL - Bekas jerawat muncul karena perilaku yang buruk memperlakukan jerawat atau kulit wajah. Banyak orang punya kebiasaan memencet jerawat. Saat jerawat pecah, permukaan kulit menjadi rusak, sehingga meninggalkan bekas, seperti noda maupun lubang.

Oleh karena itu, bekas jerawat itu harus ditanggulangi agar tidak merusak penampilan. Perawatannya bisa dilakukan di rumah. Proses penyembuhan bisa cepat atau lama, tergantung seberapa besar bekas jerawat tersebut atau keseriusan menanganinya. Cobalah beberapa tips berikut: 
 
Ilustrasi.

* Selalu Bersihkan Wajah

Langkah awal dan paling penting untuk menghilangkan bekas jerawat adalah menjaga kebersihan kulit wajah secara benar. Fakta menunjukkan bahwa sebagian besar produk pembersih wajah komersial justru mendatangkan lebih banyak masalah pada kulit. Hal ini terjadi karena terdapat kandungan deterjen di dalam produk sehingga bisa menyebabkan iritasi pada kulit yang sensitif.

* Cuci Wajah dengan Benar

Wajah yang bersih dan bebas dari bekas jerawat tidak selalu bergantung pada jenis produk pembersih yang kamu gunakan, tapi juga bagiamana cara kamu dalam mencuci wajah. Pastikan untuk mencuci tangan kamu terlebih dahulu sebelum lanjut membersihkan wajah. Hal ini bertujuan agar kotorran dan bakteri yang ada di tangan tidak berpindah ke wajah dan menyumbat pori-pori.

* Mencuci Wajah dengan Susu

Selain mencuci wajah dengan benar, cucilah dengan bahan yang sehat. Sebaiknya gunakan susu murni, sebab susu memiliki kandungan asam laktat yang bisa bekerja mengangkat sel-sel kulit mati sekaligus meratakan warna kulit.

* Gunakan Kulit Jeruk Kering

Kulit jeruk yang sudah kering merupakan pembersih alami yang sangat baik untuk mengatasi bekas jerawat. Alasannya karena kulit jeruk kaya akan vitamin C, diharapkan bisa membantu produksi kolagen serta memperbaiki sel-sel kulit. Terlebih untuk mereka yang memiliki kulit berminyak, maka kulit jeruk akan membantu untuk mengangkat lapisan minyak tersebut. Belum lagi kandungan minyak asiri dari kulit jeruk yang berfungsi sebagai pelembap alami kulit.

Keringkan kulit jeruk terlebih dahulu, akan lebih baik jika terkena paparan sinar matahari. Tumbuk kulit jeruk hingga berbentuk bubuk. Campurkan ½ sdt bubuk kulit jeruk tersebut dengan 1 sdt susu, yogurt, atau santan. Gosokkan secara perlahan ke wajahmu, dan diamkan selama 10 menit. Terakhir, bilas menggunakan air dingin.

* Lembapkan Kulit

Kulit yang kering bisa menimbulkan iritasi yang memperparah tampilan dari bekas jerawat. Utamakan untuk memilih krim atau losion yang organik. Produk seperti ini basanya ditandai dengan komposisi dari ekstrak tumbuhan anti-radang. Jadi, pastikan di dalam produk yang kamu gunakan itu terdapat komposisi dari tumbuhan seperti kamomil, lidah buaya, kalendula, teh hijau, atau oat.

Selain ekstrak tumbuhan, produk pelembap yang juga kami rekomendasikan adalah yang memiliki kandungan alpha-hydroxy acid. Kandungan ini efektif untuk menyamarkan bekas jerawat, di mana terdiri dari asam laktat, asam glikolat, asam sitrat, asam malat, dan juga asam tartarat.

Begitu pula dengan kandungan hyaluronic acid, sebuah humektan alami yang membantu untuk mempertahankan kelembapan kulit. Fungsi utamanya adalah untuk mencegah penuaan sekaligus memperbaiki lapisan kulit terdalam, sebuah lapisan yang berpengaruh terhadap munculnya bekas jerawat.

* Gunakan Minyak Kelapa

Cara menghilangkan bekas jerawat yang juga patut kamu coba adalah dengan menggunakan minyak kelapa. Pasalnya, minyak kelapa memiliki campuran vitamin E dan asam lemak yang bisa menjadi anti-radang sekaligus melawan bakteri penyebab infeksi. Dengan demikian, proses menyembuhkan bekas jerawat itu bisa berlangsung lebih signifikan.

Minyak kelapa juga memiliki fungsi untuk melakukan regenerasi sel-sel kulit sehingga mencegah pembentukan bekas jerawat yang baru. Cukup dengan mengoleskan 1-2 tetes minyak kelapa pada pagi dan malam hari, sudah sangat membantu untuk mengatasi kekeringan di wajah secara signifikan.

Bagi yang memiliki jenis kulit berminyak, sebaiknya gunakan minyak kelapa ini dalam takaran yang sedikit saja. Begitu pula intensitasnya yang hanya bisa berkisar dua kali dalam seminggu. Penggunaan minyak kelapa yang terlalu banyak justru bisa menyumpat pori-pori wajah sehingga merangsang pembentukan jerawat baru.

* Jangan Pencet Jerawat

Jika suatu hari wajah kamu ditumbuhi oleh jerawat yang baru, maka sebisa mungkin tahan hasratmu untuk memencet atau memecahnya. Bagaimanapun juga, kebiasaan seperti ini hanya akan meningkatkan resiko dari terbentuknya bekas jerawat yang baru. Dalam titik tertentu, memencet jerawat bisa menimbulkan penyebaran bakteri menjadi lebih banyak.

* Tidur Nyenyak

Pastikan bahwa waktu tidur kamu bisa konsisten dan lebih berkualitas dengan menghindari kafein, nikotin, dan alkohol sekitar 4-6 jam sebelum memasuki waktu tidur. Hal ini dikarenakan zat-zat tersebut bisa menjadi stimulan yang membuat tubuh kamu tetap terjaga. (berbagai sumber/int)
Bagikan:

02 Oktober 2017

Lirik Lagu 'SUNTUK TUMANG' dan Artinya...

Suntuk

Cipt. Damma Silalahi
Voc. Jhon Elyaman Saragih


Songgot...
Songgot tumang
Do au manangar hasahaponmu
Sirang nimmu au lang marsalah
Sirangkononmu lang tiba dalanni Haholongan 


(Terkejut...
Sungguh terkejut aku
Mendengar perkataanmu
Kau bilang berpisah aku tiada salah
Kau putuskan tali kasih tanpa alasan
Kekasihku...)


Suntuk...
Suntuk tumang
Suntuk halani panadingmu
Borngin matakku lang tarpodom
Siang maranga-angan
Ham ma namin,  boru Sinaga
parmaen ni inang

(Suntuk...
Alangkah suntuk
Suntuk karena kau tinggalkan
Mataku tak terpejam pada malam
Siang aku berkhayal
Engkaulah kiranya, Boru Sinaga
Menantu bagi ibu...)


Mardalan borngin pe hutaron
Irik itombur udan,
Sadiha banggal pe use
Pengorbanan…
Bujur hu do use nahurang
Harga tumang do ho haholongan
Hape tong do ujungni
Parsiarangan

(Menyusuri malam kutahankan
Diterpa hujan
Seberapa besar lagikah
pengorbanan?
Kebaikanku tiada kurangnya
Karena kau begitu berharga
Tapi nyatanya berujung jua
Pada perpisahan)


Ija ma lang maradang botouhu
Gambarmu pe ipindo ho mulak
In pe lang bereon mu tading kenang-kenangan
Haholongan, tandani ongga hita marpadan

(Bagaimana tak meradang
Fotomu pun kau minta kembali
Itu saja tak kau beri tertinggal
Jadi kenang-kenangan, kekasihku
Sebagai tanda kita pernah berjanji)

Inang...
Mabar-bar ma au hape
Bai panadingni
boru samorgamu lo inang

(Ibu...
Hancur aku ternyata
Sepeninggal gadis
Yang semarga denganmu, ibu...)
Bagikan:

20 September 2017

Lirik Lagu 'ATIK' dan Artinya...


ATIK
Cipt. Jhoni S Manurung

Atik...
Atik na on ma pajumpang
Di hita on namarsihaholongan
Jalang ma au
Jalang ma au da hasian

(Barangkali...
Barangkali ini pertemuan terakhir
Di antara kita yang saling mengasihi
Jabatlah tanganku
Jabatlah tanganku, kekasih)

Molo...
Molo masihol ho di au
Tu bulan i tu bulan i tatap ma au
Pasombu sihol ni roham da hasian

(Jika...
Jika kau rindu padaku
Pada bulan, pada bulan tataplah aku
Tuntaskan rindumu, kekasih)

Atik naon nama
Hita pajumpang muse
Jalang ma tanganhon
Jalang ma au da hasian
Tangiangmi ma bahen ito
Paborhat au

(Barangkali ini terakhir
Kita bertemu
Jabatlah tanganku
Jabatlah aku kekasihku
Biarlah doamu tulusmu
Memberangkatkan aku)

Anggiat...
Sai anggiat ma nian
Pittor hatop
Pittor hatop
hamu mangihut
Anggiat ma tibu hamu
Dapotan rokkap

(Semoga...
Semoga kiranya
Segera
Segera
Kalian mengikut
Semoga kalian segera
Bertemu jodoh)

Atik na on nama
Hita pajumpang muse
Jalang ma tanganhon
Jalang ma au da hasian
Tangiang mo ma bahen ito, paborhat au
Tangiang mo ma bahen ito, paborhat au

(Barangkali ini terakhir
Kita bertemu
Jabatlah tanganku
Jabatlah aku kekasihku
Biarlah doamu tulusmu, Memberangkatkan aku
Biarlah doamu tulusmu, Memberangkatkan aku)

Frans Sirait - Atik


Bagikan:

19 September 2017

Lirik Lagu Dang Hurippu Ho Siose Padan dan Artinya - New Lasidos Trio


Dang Hurippu Ho Siose Padang

Cipt. Bunthora Situmorang

Dang hurippu ho ito marsidalian
Dang hurippu ho ito si ose padan
Hata naung ni undukmi ito
Dietong ho do meam meam
Muba do roham



dung tamat ho sikkola bidan
(Tak kusangka kau mencari alasan
Tak kusangka kau mengingkar janji
Ikrar yang telah kau setujui
Kau perlakukan seperti sandiwara
Hatimu berpaling
Setelah kau tamat sekolah bidan)

Sundat do au manongos tu da inang
Molo ro hatam mandokhon hahurangan
Molo so adong ito
Topet hepeng di tangan hasian
Loja do pamatanghi
Mandiori parsalian

Ilustrasi

(Kutunda mengirim uang kepada ibu
Kalau kau mengeluh kekurangan
Jika uang kebetulan tak ada di saku
Lelah aku ke sana kemari
Mencari pinjaman)

Aut tibu huboto ma nian ito
Holongmi tu au parsatokkinan do
Ra dang songon i pakhophop i tu ho ito
Suda na niomo passarianki tu ho

(Andai dari awal kutahu
Cintamu padaku hanya sesaat
Tidak akan seperti itu kuperjuangkan kau
Habis jerih payahku untuk dirimu)

Alai tung sojadi hu tonggohon ho
Manang husumpahon asa sega ho
Singot singot ma diau di ngolukhon ito
Dainang hulupahon holan alani ho

(Tapi tak akan kusumpahi kau
Tak akan kudoakan hancur hidupmu
Akan kuanggap ini pelajaran dalam hidupku
Ibuku kulupakan demi dirimu)

Horas maho ito
Horas ma nang au
Gabe ma ho ito
Gabe nang au

(Damai sejahteralah kau
Damai sejahtera juga aku
Kiranya engkau sukses
Sukses juga aku)

*****
Bagikan: