27 Agustus 2016

Ragam Makanan Khas Batak, Khas Andaliman


Batak sebagai salah satu etnis besar di Indonesia, kaya dengan ragam budaya dan adat istiadat. Di bidang kuliner, Batak juga memiliki ragam makanan tradisional dengan cita rasa yang khas. Wajar jika masakan Batak melegenda dan diminati banyak orang. Kuliner Batak identik dengan bumbu pedas dan dicampur dengan bumbu khas bernama Andaliman. Berikut diantaranya disarikan berikut ini:

Na Niura. Foto/Int
 1. Naniura

Bahan utama masakan ini adalah ikan. Dulu ikan Batak, tapi sekarang lebih banyak digunakan ikan mas. Konon, masakan ini dulu adalah makanan khusus para raja, namun karena rasanya enak, semua orang Batak ingin menyantap dan membuatnya.

Naniura disajikan sebagai lauk pauk. Cara membuatnya tidak dimasak, direbus, digoreng atau menggunakan api. Na niura adalah ikan yang tidak dimasak. Ikan mentah diramu dengan bumbu lengkap, dan bumbu-bumbu itulah yang berperan membuat ikan terasa seperti matang, sehingga cita rasanya sangat tinggi.

2. Naniarsik (na niarsik)


Ikan arsik atau sering juga dilafalkan naniarsik, merupakan salah satu masakan khas yang sang populer dari wilayah Tapanuli. Masakan ini dikenal pula sebagai ikan mas bumbu kuning. Ikan mas adalah bahan utama. Dalam proses memasak, ikan ini dimasak utuh, hanya empedu yang dibuang. Sisik juga tidak dibuang.

Na Niarsik. Foto/Int
Bumbu ikan arsik sangat khas, mengandung beberapa bumbu andalan khas seperti andaliman dan asam cikala (buah kecombrang), lengkuas dan serai, kunyit, jahe, cabe rawit, sedikit kemiri, bawang putih dan bawang merah.  Bumbu-bumbu itu digiling sehalus mungkin. Lalu ikan mas dimasak (direbus) dalam kuali hingga mengering. Lazim pula di atas ikan tambahi sayuran hijau seperti buncir, daun ubi, kacang panjang, batang kincung muda, dll.

3. Napinadar

Bahan utama napinadar adalah ayam kampung. Ini merupakan masakan khas Batak yang biasanya dihidangkan pada pesta adat tertentu. Mengerjakan resep makanan ini sedikit rumit, butuh waktu dan kesabaran. Inti dari masakan ini adalah gota (semacam saos) yang terbuat dari darah ayam itu sendiri yang dimasak dan dicampur dengan bumbu.

Untuk membuat napinadar, ayam terlebih dahulu dipanggang. Setelah dilumuri dengan gota. Adapun gota itu sudah dicampur dengan bumbu andaliman dan bumbu-bumbu lain dan juga dimasak.

5. Natinombur

Natinombur sangat populer dan khas dari Tapanuli. Hidangan yang menggunakan ikan mujahir ini diolah dengan cara dibakar dan disajikan dengan sambal kuah, hampir mirip dengan lele penyet atau pecel lele. Saat ini, untuk bahan utama makanan natinombur tidak lagi hanya ikan mujahir. Ikan lele juga sudah sangat banyak digunakan, bahkan ikan mas.

6. Sambal Tuktuk

Sambal Tuktuk adalah makanan berupa sambal atau semacam saos. Bahan-bahan untuk membuat sambal tuktuk tidak berbeda dengan bahan sambal-sambal lain, namun sambal ini berbeda karena ditambahi dengan andaliman. Kadang-kadang, sambal tuktuk dicampur dengan ikan-kecil yang sudah dikeringkan. Bisa juga dengan ikan teri tawar.

7. Daun Ubi Tumbuk

Daun ubi adalah sayur singkong yang dimasak dengan santan. Bedanya dari sayur yang lain, yang khas batak ini daunnya ditumbuk halus, lalu dimasak dengan bunga kecombrang. Ada kalanya dicampur dengan rimbang muda, atau ikan teri medan yang khas.

8. Dali ni Horbo

Dali ni Horbo. Foto/Int
Dali atau dali ni Horbo atau adalah air susu kerbau yang diolah secara tradisional. Makanan ini bisa dimakan mentah dan bisa juga dimasak dengan dengan ramuan bumbu.

9. Lain-lain

Selain itu, tentu masih banyak makanan khas Batak yang dapat dinikmati sebagai kekayaan kuliner nusantara. Makanan dari label non halal, misalnya, sangat populer saksang. Saksang adalah masakan khas Batak dari daging babi (atau daging anjing) yang dicincang dan dimasak dengan menggunakan darah dan santan.

Rempah-rempah bumbu andalan adalah jeruk purut, daun salam, ketumbar, bawang merah, bawang putih, cabai, merica, serai, jahe, lengkuas, kunyit dan andaliman. Saksang menjadi makanan wajib dalam adat pernikahan Batak. Selain itu, masih ada babi panggang dan tanggo-tanggo. ***
Bagikan:

0 komentar:

Posting Komentar